Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor menyelenggarakan Bimbingan Sosial dan Keterampilan bagi Penyandang Cacat Se Kabupaten Bogor.

Bimbingan Sosial dan Keterampilan ini diberikan kepada 60 orang peserta penyandang cacat dengan kategori sebanyak 30 orang penyandang disabilitas daksa dan 30 orang penyandang disabilitas netra. Untuk penyandang disabilitas daksa diberikan pelatihan keterampilan menjahit, dan untuk penyandang disabilitas netra diberikan keterampilan pijat. 

Selain pelatihan keterampilan sebelumnya diberikan bimbingan sosial dan bimbingan mental. Karena tujuan dari bimbingan sosial dan pelatihan ini bukan semata-mata mempunyai keterampilan usaha tetapi juga membangkitkan semangat, motivasi diri untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan dan menumbuhkan rasa percaya diri ditambah keterampilan yang dimiliki agar dapat bertahan hidup dan mandiri, tidak selalu tergantung pada orang lain.

Pelatihan dilaksanakan selama 15 hari untuk masing-masing kelompok bertempat di Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) yang berlokasi di Kecamatan Citeureup, dan dibuka langsung oleh Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor Drs. Yous Sudrajat. 

Selama bimbingan dan pelatihan, peserta disediakan akomodasi dan konsumsi di BKS dan dilakukan penjemputan langsung dikediaman masing-masing sekaligus diantarkan di kediaman masing2 setelah selesai kegiatan, mengingat kondisi peserta. 

Adapun para pembimbing dan pelatih antara lain dari unsur Dinsosnakertrans sendiri, Disdik, Dinkes, Bappeda dan BBRVBD (Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa) untuk pelatihan keterampilannya. 

Menurut Sri Mulyani Kasi Balinsos Dinsosnakertrans tidak mudah bisa mengajak peserta penyandang disabilitas ini untuk mengikuti kegiatan seperti ini, karena kadang keluarganya yang tidak memperbolehkan dengan alasan khawatir atau malu terekspose mempunyai keluarga cacat. Atau sebaliknya keluarganya yang mendorong  tetapi calon pesertanya sendiri yang merasa khawatir atau minder tidak mempunyai rasa percaya diri. Disinilah perlunya pendekatan secara persuasif.

Bimbingan Sosial dan Pelatihan Keterampilan ini dilaksanakan secara bertahap dan kontinyu setiap tahun, mengingat jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor cukup besar. Data kondisi akhir Tahun 2015 teridentifikasi sebanyak 7.358 orang. 

Diharapkan dengan adanya bimbingan sosial dan pelatihan keterampilan ini, penyandang disabilitas dapat hidup normal, timbul rasa percaya diri dan bisa menolong hidupnya sendiri sehingga mengurangi beban keluarga yang mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu.

 

Foto-foto kegiatan : Bimbingan Keterampilan Untuk Penyandang Disabilitas



2017 © Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi