Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Mengatasi dan menekan angka pengangguran di Bumi Tegar Beriman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menggelar Bursa Expo 2016. Kegiatan tersebut berlangsung sejak Kamis (17/11) hingga Jumat (18/11) di Sport Hall Indocement, Citeureup.

Kegiatan tersebut telah direalisasikan dua kali dalam setahun. Pemkab Bogor juga sudah menyerap tenaga kerja sedikitnya 5.000 warga dari jumlah 10.000 pencari kerja yang telah terdaftar dan memiliki kartu kuning (AK1). Dalam Bursa Expo 2016, 2.570 lowongan pekerjaan telah dibuka secara umum untuk warga Kabupaten Bogor.

Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor Yous Sudrajat menuturkan, kegiatan tersebut untuk menekan angka pengangguran yang ada di Bumi Tegar Beriman. Ini merupakan upaya maksimal yang dilakukan pemkab guna mengatasi persoalan itu. “Digelarnya Bursa Expo 2016 ini harus diikuti syarat kualifikasi pendidikan dan keahlian bagi pencari kerja. Kali ini mereka (pelamar, red) ada yang mendapatkan pekerjaan di garmen, jasa dan manufaktur,” paparnya.

Tahun ini, lanjut dia, pencari kerja yang telah terdaftar dan memiliki Kartu Kuning (AK1) sebanyak 9.000 orang. Kebanyakan dari mereka lulusan SMK/SMK. “Jadi, saat mereka tidak dapat meneruskan ke perguruan tinggi, dengan kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin agar angka pengangguran di Kabupaten Bogor berkurang,” jelasnya.

Yous menerangkan, Dinsosnakertrans juga telah menyiapkan hal lain, seperti berbagai pelatihan tata boga, service pendingin (AC), servis handphone, motor, mobil serta pelatihan padat karya lain yaitu peternakan ikan lele, kambing dan domba yang ada di setiap wilayah.

“Setiap pelatihan tidak dipungut biaya, karena digelar menggunakan dana APBD Kabupaten Bogor. Saya berharap Bursa Expo 2016 berjalan dengan baik dan masyarakat dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin,” tukasnya.

 

Sumber: www.metropolitan.id



2017 © Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi